Metode Audiovisual Dibandingkan Penjelasan Verbal sebagai Media Edukasi untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pasien yang akan Menjalani Anestesi Spinal

  • Anggara Gilang Dwiputra Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Alfan Mahdi Nugroho Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Dhanasari Vidiawati Sanyoto Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Gunawan Sukoco Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
Keywords: Anestesi spinal, edukasi prabedah, metode audiovisual, penjelasan verbal

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan prabedah timbul dari aspek pembedahan maupun aspek anestesi. Pencegahan kecemasan prabedah dengan pendekatan non-farmakologis misalnya edukasi, dapat mengurangi efek samping dari penggunaan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode audiovisual dan penjelasan secara verbal sebagai media edukasi untuk menurunkan kecemasan pasien yang akan menjalani operasi dengan anestesi spinal.

Metode: Penelitian ini merupakan uji klinis acak tersamar tunggal yang mengikutsertakan 74 pasien dewasa di Poli Perioperatif RSCM. Sampel dibagi ke dalam dua kelompok dengan metode acak, sebanyak 37 sampel di tiap kelompok audiovisual dan kelompok verbal. Penilaian kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS).

Hasil: Tingkat kecemasan seluruh pasien sebelum edukasi 11 (4–20). Tingkat kecemasan pascaedukasi di kelompok verbal adalah 8 (4–18), di kelompok audiovisual 8 (4–18). Perubahan tingkat kecemasan pascaedukasi berbeda bermakna pada kelompok audiovisual dibandingkan kelompok verbal, (2 (-3– 14) vs 1 (-3 – 8); p=0,046).

Simpulan: Metode audiovisual dengan video edukasi sebagai media edukasi lebih baik dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien yang akan menjalani anestesi spinal dibandingkan penjelasan verbal.

Published
2026-02-27
Section
Articles