-
Tjokorda Gde Agung Senapathi
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
-
I Made Gede Widnyana
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
-
Marilaeta Cindryani Ra Ratumasa
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
-
Michael Humianto
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Keywords:
Anestesi regional, anestesi regional sebagai suplementasi anestesi umum, distribusi usia, tren peningkatan
Abstract
Anestesi regional merupakan salah satu bagian baru dari cabang ilmu anestesiologi yang masih terus dikembangkan hingga saat ini. Anestesi regional memiliki banyak kelebihan dibandingkan anestesi umum. Kajian ini merupakan sebuah analisis deskriptif yang menganalisis data register operasi pasien di seluruh Kamar Operasi RSUP sanglah periode Januari 2017-Mei 2022, dengan total data sebanyak 7266 data. Tindakan anestesi regional di RSUP Sanglah hampir setiap tahunnya terjadi peningkatan, dengan peningkatan tertinggi pada tahun 2019 (n=554), meningkat 1006% dibandingkan tahun 2018 (n=50). Tindakan anestesi regional di RSUP Sanglah dilakukan pada seluruh kelompok usia, mulai dari usia 0 hari hingga usia >65 tahun. Tindakan anestesi regional saat ini telah terbukti terus meningkat di RSUP Sanglah, baik sebagai anestesi regional murni maupun sebagai suplementasi anestesi umum. Hal ini sesuai dengan keunggulan dan tujuan Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNUD/RSUP Sanglah, yaitu memiliki keunggulan dalam bidang anestesi regional dan manajemen nyeri.
Downloads
Download data is not yet available.
Author Biographies
Tjokorda Gde Agung Senapathi, Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana –
RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
I Made Gede Widnyana, Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana –
RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Marilaeta Cindryani Ra Ratumasa, Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana –
RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Michael Humianto, Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana – RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana –
RSUP Sanglah Denpasar, Indonesia