Manajemen Anestesi pada Pasien dengan Mioma Uteri yang Menjalani Laparotomi Miomektomi

  • Rahmania Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Aulia Nailaufar Rizky Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda, Indonesia
Keywords: Anestesi spinal, laparotomi miomektomi, manajemen anestesi, mioma uteri

Abstract

Pendahuluan : Mioma uteri merupakan tumor jinak pada otot polos uterus yang sering ditemukan pada wanita usia produktif dan dapat menimbulkan gejala berupa nyeri serta gangguan menstruasi. Salah satu penatalaksanaan mioma uteri adalah tindakan pembedahan miomektomi, yang memerlukan manajemen anestesi yang tepat untuk menjaga stabilitas hemodinamik dan keberhasilan operasi.
Deskripsi kasus: Dilaporkan kasus seorang wanita berusia 32 tahun dengan diagnosis mioma uteri yang menjalani laparotomi miomektomi. Pasien memiliki status fisik ASA II dan dilakukan anestesi spinal pada segmen L3-L4 menggunakan bupivakain hiperbarik sebagai agen anestesi utama. Premedikasi diberikan midazolam, serta adjuvan berupa opioid dan analgetik untuk menunjang kenyamanan pasien. Selama operasi, pasien mendapatkan terapi cairan intravena dan suplementasi oksigen. Tidak ditemukan komplikasi intraoperatif maupun pascaoperasi, dengan kondisi hemodinamik yang stabil. Pemantauan pascaoperasi menunjukkan pemulihan motorik yang baik berdasarkan Bromage score.
Simpulan: Manajemen anestesi spinal pada kasus ini memberikan hasil yang efektif dan aman pada prosedur laparotomi miomektomi dengan stabilitas hemodinamik yang terjaga tanpa komplikasi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-06-30
Section
Case Report