Waktu Kesiapan Pulang Pasca Anestesia Spinal pada Prosedur Rawat Jalan Brakiterapi Kanker Serviks: Perbandingan Bupivakain 2,5 mg Hiperbarik + Fentanil 25 mcg dengan Levobupivakain 5 mg Hiperbarik + Fentanil 25 mcg
Abstract
Pendahuluan: Anestesia spinal merupakan prosedur anestesi yang umum dilakukan pada prosedur rawat jalan brakiterapi intrakaviter untuk kanker serviks. Pemilihan obat yang memiliki waktu kesiapan pulang yang lebih cepat diharapkan dapat membuat pasien pulang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kesiapan pulang pasca anestesia spinal dengan bupivakain 2,5 mg hiperbarik + fentanil 25 mcg dan levobupivakain 5 mg hiperbarik + fentanil 25 mcg pada brakiterapi.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain uji klinis acak yang tersamar tunggal yang dilaksanakan pada unit radiologi RSCM pada Januari – Juni 2021. Terdapat 48 orang subyek penelitian yang akan dibagi menjadi dua kelompok. Pengukuran waktu kesiapan pulang pada kedua kelompok dilakukan dengan menggunakan Modified PADSS score. Pengukuran waktu pulih dilakukan dengan menggunakan bromage score.
Hasil: Variabel usia, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), dan skor ASA tidak berbeda bermakna antara kedua kelompok. Median waktu pulih pada kelompok bupivakain 2,5 mg hiperbarik + fentanil 25 mcg dan kelompok levobupivakain 5 mg hiperbarik + fentanil 25 mcg adalah 60 (30 – 120) menit dan 90 (60 – 120) menit (p<0,001) sedangkan rata-rata waktu kesiapan pulang adalah 130,00 ± 22,84 menit dan 170,00 ± 22,84 menit (p<0,001). Hipotensi terdapat 1 pasien (4,2%) pada kelompok bupivakain.
Simpulan: Waktu kesiapan pulang, waktu pulih pasca anestesia spinal pada kelompok bupivakain 2,5 mg hiperbarik + fentanil 25 mcg lebih cepat jika dibandingkan dengan levobupivakain 5 mg hiperbarik + fentanil 25 mcg pada brakiterapi.
Downloads
Copyright (c) 2026 Alfan Mahdi Nugroho, Anas Alatas, Ambo Sumange

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





